Online Shop  mangga dua,jakarta
         
English / Indonesia
    


Proceed to checkout
 
Automobile
Baby Equipment
Ban pinggang/dompet
Computers
Event Organizer
HandPhones
Health and Beauty
house/kitchen ware
Jaket
Koper
Real Estate
Sarung tangan
Tas
Topi
Travel
Underwear
Wedding
 
Artikel
Berita
Download Gratis
Event
Link Exchange
Tips Belanja Online
Tarif Tiki

 

Peredaran darah dan jantung

Peredaran darah yang lancar sangatlah penting. Gangguan jantung dan stroke awalnya dipicu oleh adanya sumbatan pada pembuluh darah. Penyumbat dan yang membuat macet aliran darah ini adalah timbunan plak akibat pola makanan yang berlemak dan sedikit serat. Jika timbunan plak ini terjadi terus-menerus, otomatis peredaran darah tidak lancar. Akibatnya, kinerja organ tubuh akan terganggu, termasuk jantung. Ini terjadi karena di saat pembuluh darah tersumbat, aliran darah kerap macet, sehingga kerja jantung menjadi lebih berat. "Sirkulasi darah yang tidak lancar ini memicu terjadinya serangan jantung. Apalagi jika aliran darah ke otak juga tersendat, bisa menjadi stroke.


Mirip sistem lalu lintas yang mengenal jalan kampung, jalan arteri, sampai jalan tol, sistem peredaran darah di dalam tubuh pun mengenal kelas-kelas pembuluh. Ada pembuluh darah arteri, vena dan kapiler. Ketiganya, mempunyai fungsi yang berbeda sesuai kelasnya. Pembuluh darah arteri berfungsi membawa zat makanan dan oksigen (O2) dari jantung ke seluruh tubuh. Sementara, pembuluh darah vena akan mengantarkan sisa metabolisme dan karbondioksida (CO2) melalui kapiler. Terakhir, pembuluh darah kapiler merupakan tempat metabolisme itu sendiri, yaitu sisa metabolisme dan CO2.
Pembuluh darah kapiler akan mengambil makanan sekaligus mengeluarkannya. Seperti layaknya anggota dan fungsi tubuh lain, pembuluh darah juga mengalami perubahan struktur seiring pertambahan usia. "Semakin tua akan semakin keras. Tapi, pengerasan ini cenderung sudah menyerang pada orang yang lebih muda. Terutama bila mempunyai kebiasaan rokok atau pun menderita diabetes.



Dalam sistem perlalulintasan tubuh, pembuluh darah besar mengalirkan darah dari bilik kiri jantung ke seluruh tubuh menuju ke serambi kanan jantung. Sedangkan pembuluh darah kecil mengalirkan darah dari bilik kanan jantung ke paru-paru, kemudian dari paru-paru akan dialirkan ke serambi bilik kiri jantung. Penyumbatan peredaran darah membahayakan tubuh jika terjadi pada peredaran darah koroner. Sebab, peredaran darah koroner mengalirkan darah dari pangkal aorta melalui arteri dialirkan ke seluruh tubuh dan kembali lagi ke jantung.
Kelancaran sirkulasi darah erat kaitannya dengan kadar kolesterol. Semakin tinggi kadar kolesterol dalam darah, aliran darahnya pun akan semakin tersendat-sendat. Bahkan jika sudah sangat berat ketersendatannya, dapat berakibat stroke. Tanda-tanda yang mudah dirasakan jika terjadi ketidaklancaran sirkulasi darah misalnya kepala pusing, badan lemas, dan otot nyeri seperti ditusuk-tusuk jarum.


Sedangkan serangan jantung ditandai dengan timbulnya rasa sakit (nyeri atau rasanya seperti tertimpa beban berat dan rasa seperti terbakar) di dada. Rasa sakit ini tidak hanya di dada tetapi dapat dirasakan juga di belakang tulang dada. Lamanya sekitar 10 menit atau lebih. Kemudian rasa sakit ini bisa menjalar ke punggung, bahu, rahang, hingga lengan. Selain itu, timbul pula rasa lemah, keluar keringat dingin, cemas, sampai pingsan. Jika mengalami kondisi seperti ini, penderita perlu segera dibawa ke rumah sakit terdekat dan diobati karena jika tidak cepat ditolong, yang bersangkutan bisa meninggal.
Nyeri dada akibat sumbatan koroner disebut angina pectoris. Tengah malam mendadak terjaga oleh dada yang terasa sesak, seperti tertindih beban berat. Mungkin nyerinya menjalar ke bahu, punggung dan lengan. Durasi nyeri dada tergantung besar sumbatan koronernya. Semakin besar sumbatan, semakin lama terasa nyeri dadanya. Oleh karena nyeri dada bagian dari proses semakin progresifnya sumbatan koroner, maka sejak pertama kali mengalami nyeri dada, kita sudah harus waspada.
Nyeri dada angina awalnya hanya beberapa detik saja. Durasi nyeri dada berikutnya semakin panjang. Itu menunjukkan proses penyumbatan koroner berlanjut terus.


Beruntung jika perjalanan penyakit jantung koronernya diperingatkan oleh angina pectoris dulu. Kita bisa bersikap lebih waspada, dan melakukan langkah pencegahan agar kejadian serangan jantung koroner sekaliber "angin duduk" bisa digagalkan. Caranya, tentu saja dengan menghapus semua faktor resiko pemicu jantung koroner. Lemak darah dinormalkan, kencing manis dikontrol, darah tinggi diturunkan, berat badan dibikin ideal, banyak bergerak badan/berolahraga ringan, tidak merokok, diet rendah lemak, batasi asupan garam dapur, dan jauhkan pikiran dari kecemasan atau pun stres. Yang paling penting, anutlah pola hidup yang lebih rileks.


Namun, tidak semua yang koronernya tersumbat merasakan nyeri dada. Misalnya pada pengidap kencing manis dengan jantung koroner. Ini tergolong silent ischemic. Bisa dibayangkan, dengan peringatan saja sudah berbahaya, apalagi tanpa merasakan nyeri dada, lalu tiba-tiba saja sumbatannya sudah total dan berakibat fatal.
Serangan jantung mendadak yang biasa dikenal dengan istilah "Angin Duduk" sering dianggap sebagai gejala masuk angin biasa. Orang yang merasakan sakit ini biasanya minta dikeroki, dibalur minyak angin, dipijat, atau minta minum yang hangat. Padahal waktu untuk menolongnya amatlah singkat. Untuk kasus "Angin Duduk", waktu yang tersedia untuk menyelamatkan jantung tak lebih dari 15 menit. Maka seharusnya korban langsung diusung ke rumah sakit. Sekurang-kurangnya beri tablet aspirin sekadar menjadikan darah lebih encer sebelum tiba di rumah sakit. Sumbatan koroner bukan hanya oleh "karat lemak" pada dinding pembuluh darah. Aliran darah koroner diperburuk oleh darah yang mengental, atau gumpalan lemak dan bekuan darah kiriman dari luar jantung. Maka selain menormalkan lemak darah, perlu juga mengencerkan darah. Yang pernah mengalami angina, atau beresiko koronernya tersumbat, darahnya tidak boleh kental. Untuk itu jangan sampai kurang minum, dan rutin minum tablet aspirin. Datangi laboratorium kesehatan secara berkala untuk memeriksa kekentalan darah. Untuk menjaga derasnya aliran darah koroner, tensi darah jangan sampai anjlok. Kerja jantung dijaga tetap teratur dan ajeg. Berhati-hati jika memiliki tubuh dengan postur tergolong pendek. Semakin pendek tinggi badan, semakin kecil penampang koroner. Semakin kecil koroner, semakin besar resiko tersumbat.


Mengobati penyakit jantung, selain memerlukan biaya mahal, juga beresiko. Bahkan, jika seseorang sudah terjangkit penyakit mematikan ini, tidak ada jalan keluar kecuali memasang stent atau operasi jantung by-pass. Ibarat jalan raya yang sudah kusut harus dibuatkan jalan layang atau malah terowongan agar kendaraan bisa berjalan dengan normal. Oleh sebab itu, sangat penting untuk menjaga dan memelihara sistem pembuluh darah kita.
Bagi kita yang masih segar bugar atau belum punya gejala terserang penyakit jantung, sebaiknya menerapkan pola hidup sehat, serta menghindari faktor-faktor resiko pencetus serangan jantung seperti merokok, makanan berlemak, begadang, serta malas bergerak. Hindari pula stres. Waspadai makanan enak yang biasanya manis, gurih atau asin. Makanan yang terlalu banyak gula dapat menimbulkan diabetes, terlalu gurih cenderung berkolesterol tinggi, sementara makanan yang bercitarasa asin bisa-bisa membuat kita terserang hipertensi.


Masalahnya, bagaimana kalau plak sudah terlanjur menghalangi saluran peredaran darah kita? Tidak perlu khawatir, karena masih bisa diatasi, asalkan belum parah. Dengan pengobatan yang telaten dan terukur, beberapa tanaman atau herbal memiliki kemampuan menghilangkan plak. Tanaman herbal ini berkhasiat karena memiliki senyawa kimia bioaktif dan menghasilkan efek farmakologi. Efek farmakologi itulah yang sering dimanfaatkan sebagai suplemen yang membantu kesehatan manusia.
Diantara tanaman yang berkhasiat itu adalah Crataegus oxyacantha (hawtorn), Melissa officinalis, Ginkgo biloba, bawang putih, mengkudu, dan tanaman penghasil vitamin E. Bagian tanaman Crataegus oxyacantha yang bisa digunakan adalah daun, buah, dan bunganya. Tanaman ini mengandung flavonoid (vitexin, quercetin, hyperoside, rutin, dan procyanidin). Semua berguna untuk tonikum jantung, hipotensiva (menurunkan tekanan darah), meningkatkan aliran darah ke jantung, vasodilator koroner dan perifer, serta memperbaiki denyut jantung.
Sementara yang bisa digunakan sebagai obat adalah Melissa officinalis, yang mana daunnya kerap dikombinasikan dengan akar valerian. Minyak atsirinya mengandung terpena (monoterpena dan seskuiterpena). Keduanya memiliki efek relaksasi. Tanaman ini juga mengandung flavonoid yang berkhasiat sebagai antispasmodik. Tanaman yang dikenal sebagai lemon balm ini berguna untuk mengurangi keresahan dan stres, tidur lebih nyenyak, meningkatkan nafsu makan, memperbaiki pencernaan, mengurangi rasa sakit, serta meningkatkan daya kognitif dan memori.


Bagaimana dengan Ginkgo biloba? Tanaman ini telah digunakan sebagai obat sejak ribuah tahun lalu di Cina dalam bentuk ekstrak. Flavonoidnya mempunyai efek antioksidan yang sangat ampuh dalam mencegah kerusakan saraf, otot jantung dan retina. Kandungan terpenoidnya meningkatkan aliran darah dalam pembuluh darah dan mengurangi penggumpalan darah. Bawang putih (Allium sativum) yang tak lain adalah satu bumbu dapur yang biasa dicampurkan ke dalam masakan, ternyata juga berkhasiat. Dosis 2 - 3 siung bawang putih (kurang lebih setara dengan 4 - 8 gram) yang dikonsumsi dalam sehari mampu mengurangi lipid serum (kolesterol dan trigliserida), menginhibisi penggumpalan keping darah, juga mengurangi tekanan darah (antihipertensi). Namun, wanita hamil tidak dianjurkan untuk mengkonsumsinya, karena bisa berbahaya bagi kehamilan.

Tahitian Noni , Gochi , Crypto, ppars, d'secret, transfer factor plus, K&C , B&H , CellFood

Free Search Engine Submission 

Copyright © Online Shop mangga dua,jakarta. All rights reserved.