Online Shop  mangga dua,jakarta
         
English / Indonesia
    


Proceed to checkout
 
Automobile
Baby Equipment
Ban pinggang/dompet
Computers
Event Organizer
HandPhones
Health and Beauty
house/kitchen ware
Jaket
Koper
Real Estate
Sarung tangan
Tas
Topi
Travel
Underwear
Wedding
 
Artikel
Berita
Download Gratis
Event
Link Exchange
Tips Belanja Online
Tarif Tiki

 

Penyakit Kawasaki

Apa itu penyakit Kawasaki?

Yang pasti bukan nama Motor kawasaki dari jepang, melainkan penyakit yang kini menjadi ancaman baru. Penyakit Kawasaki diambil dari nama seoprang dokter di jepang yang memiliki nama lengkap Dr. Tomisaku Kawasaki.

Pada tahun 1967 dia menemukan penyakit yang saat itu disebut mucocutaneuos lymphonede syndrome, b elakangan orang sering menyebutnya penyakit kawasaki.

penyakit ini umumnya menyerang ras mongol, terutama anak-anak.Gejala yang muncul antara lain penderita mengalami demam tinggi, muncul bercak-bercak merah di badan, mirip penderita campak.Kedua mata memerah, tetapui tidak belekan.Terjadi juga pembengkakan kelenjar getah bening di salah satu sisi leher, sehingga kadang diduga penyakit gondokan.

Proses peradangan dimulai ketika demam mulai menyerang, kalau minggu kedua jika pasien tidak segera diobati, penyakit tersebut sudah menyerang jantung..

Dengan gejala-gejala itu, tidak jarang dokter mendiagnosis pasien sebagai penderita campak, alergi obat, infeksi virus atau gondokan.Meski bukan termasuk penyakit menular, penyakit ini bisa menyebabkan kematian, karena jika ltidak segera ditangani, akan merusak jantung hingga 85%.

DIndonesia penyakit ini tergolong baru, pada tahun 1996 terungkap 5 kasus, jumlah semakin bertambah pada tahun 2007 kasus kawasaki ada 50 kasus, 2009 tercatat 70 kasus. Tren penyakit ini meningkat setiap tahun menurut kawasaki center, Dr Najib Advani Spa(k) MMed(paed).

Pengobatan Penyakit Kawasaki

Obat yang mutlak harus diberikan adalah imunoglobulin secara infus selama 10-12 jam. Obat yang didapat dari plasma donor darah ini ampuh untuk meredakan gejala Penyakit Kawasaki maupun menekan risiko kerusakan jantung, tapi harga yang mahal menjadi kendala. Harga satu gram berkisar Rp 1,2 juta. Penderita PK membutuhkan imunoglobulin 2 gram per kg berat badannya. Setiap anak membutuhkan 6 botol oabt yang harganya Rp. 3juta- Rp. 8 juta perbotol.

Sebagai contoh, anak yang berat badannya 15 kg misalnya membutuhkan 30 gram atau seharga sekitar Rp 30 juta. Penderita juga diberikan asam salisilat untuk mencegah kerusakan jantung dan sumbatan pembuluh koroner. Jika tidak ada komplikasi anak dapat dipulangkan dalam beberapa hari. Pada kasus yang terlambat dan sudah terjadi kerusakan pembuluh koroner perlu rawat inap yang lebih lama dan pengobatan yang intensif guna mencegah kerusakan jantung lebih lanjut.

Jika dengan obat-obatan tidak berhasil, kadang diperlukan operasi pintas koroner (coronary bypass) atau bahkan, meskipun sangat jarang, transplantasi jantung. Kematian dapat terjadi pada 1-5 persen penderita yang umumnya terlambat ditangani dan puncaknya terjadi pada 15-45 hari setelah awal timbulnya demam. Meskipun demikian, kematian mendadak dapat terjadi bertahun-tahun setelah fase akut. Penyakit Kawasaki juga dapat merusak katup jantung (terutama katup mitral) yang dapat menimbulkan kematian mendadak beberapa tahun kemudian. Kemungkinan kambuhnya penyakit ini adalah sekitar 3 persen.

Free Search Engine Submission 

Copyright © Online Shop mangga dua,jakarta. All rights reserved.